skip navigation

Artikel/Konsultasi

Home / Artikel/Konsultasi

Komitmen Membangun Komunitas Peduli Pola Hidup Sehat Alami, Untuk Dunia Lebih Baik

Mengapa Madu Mengkristal ?

Posted on 18 Juni 2020 by Administrator

Adakah yang pernah mengalami bahwa madu yang kita konsumsi menjadi seperti mengkristal?
pasti sebagian dari kita pernah mengalami hal itu, sehingga kita bingung dan mulai bertanya-tanya, apakah madu ini palsu? Apakah madu ini sudah tidak bisa dikonsumsi lagi? Dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang timbul dibenak kita semua. Mari kita cari tahu jawabannya.

Kristalisasi merupakan proses alami yang merubah cairan madu menjadi padatan/gumpalan. Kristalisasi terjadi ketika glukosa, yang merupakan salah satu dari dua jenis gula utama yang ada pada madu ( glukosa dan fruktosa ) secara spontan memisah dari ikatannya. Glukosa kehilangan air ( menjadi glukose monohhydrate) berubah bentuk menjadi kristal yang mengikat komponen madu lainnya membentuk semi padatan.

Banyak faktor yang mempengaruhi kristalisasi pada madu, yaitu sebagai berikut :

1. Faktor utama yang berpengaruh yaitu kadar glukosa dan kadar air. Kadar glukosa dan kadar air yang tinggi (seperti pada madu karet, kaliandra,kopi) mempercepat proses kristalisasi.

2. Adanya partike-pertikel kecil seperti debu, bee pollen, sisa lilin atau propolis, dan gelembung udara pada madu dapat juga menstimulasi kristalisasi.

Umumnya terjadinya kristalisasi tergantung dari jenis madu dan penaganan pasca panen, dan kondisi penyimpanan. Kristalisasi pada madu mengurangi kualitas madu yang dijual, kondisi ketika padatan madu sudah mencair akan mempercepat pertumbuhan khamir pada madu sehingga terjadilah fermentasi yang menghasilkan rasa asam pada madu.


Kristalisasi pada madu dapat dikurangi dengan menjaga suhu madu pada 40 derajat celcius sampai tujuh puluh satu derajat celcius selama pembotolan, penyaringan madu sebelum dikemas untuk menghilangkan partikel-partikel yang dapat memancing kristalisasi.

Jika madu sudah terlanjur mengkristal sebaiknya madu dituang ke wadah dan rendam dalam air hangat sambil di aduk sampai kristalnya hancur. Atau tuang madu ke wadah yang tahan panas kemudian panaskan dalam microwave, aduk setiap 30 detik sampai kristalnya mencair. Ingat, untuk mencairkan kembali kristal madu tidak dianjurkan untuk merebusnya.

madu yang asli mengkristal itu biasa. penyebabnya ketika mencari makanan, lebah mendapatkan nektar/sari bunga yang berbeda-beda sehingga kadar glukosa dan fruktosa yang dikandung juga berbeda. terjadinya pengkristalan/granulasi karena kadar glukosa lebih tinggi dari fruktosa dan berada pada suhu dibawah 14 dC.

madu yang tergranulasi masih bisa dikonsumsi. caranya rendam botol madu dalam ember air hangat dengan terbuka. intinya hindari menyimpan madu dalam kulkas. cukup disimpan pada suhu ruangan madu bisa tahan lama. untuk membedakan madu asli-palsu yang paling mudah adalah kita harus mengetahui siapa produsen/petaninya. jadi bisa mendapatkan produk dari sumber yg terpercaya. dari sini saja bahkan kita bisa mendapatkan royal jelly yang langka.

KLIK untuk Chat
Chat via Whatsapp